Pada
zaman dahulu hiduplah seorang raja beserta permaisuri dan putrinya. Putri raja
itu bernama Cemara. Wajahnya amat cantik. Ia pun ramah kepada siapa saja. Tidak
memandang kaya atau miskin.
Di
kerajaan itu, hidup pula seorang pemuda petani anggur. Ia sangat rajin mengurus
kebun anggurnya. Sehingga buah anggur dari ladangnya sangat manis dan harum
baunya. Pegawai rumah tangga istana selalu membeli anggur darinya. Untuk
dihidangkan kepada keluarga raja. Putri Cemara sangat gemar makan buah anggur
itu.
Suatu hari, Putri Cemara menyuruh pengawalnya
memanggil petani itu. Ia ingin tahu bagaimana cara petani itu merawat
anggurnya. Petani anggur itu ternyata sangat pandai, sopan, dan tampan. Putri
Cemara jatuh hati padanya. Sementara petani itu pun terpikat pada kecantikan
Putri Cemara. Juru masak istana mengetahui isi hati Putri Cemara. Ia lalu
mengatur pertemuan sang putri dengan petani muda itu. Sepasang kekasih itu
kemudian berjanji untuk menjadi suami istri. Petani anggur itu pun memberanikan
diri menghadap Raja untuk meminang Putri Cemara. Raja sangat terkejut,,,!!! Ia
tak ingin putrinya menikah dengan rakyat biasa. Namun, agar Putri Cemara tidak
terlalu kecewa, Raja lalu mengatur siasat. Setelah termenung sebentar, ia lalu
berkata.
