Senin, 18 Maret 2013

Kehidupanku - Cerita Sederhana Shaharini

Perkenalkan nama saya SHAHARINI. Saya terlahir pada tanggal 02 Maret 1999 didalam keluarga yang bisa dibilang sederhana. Saya anak bungsu dari lima bersaudara. Saya mempunyai empat saudara, tiga saudara perempuan dan satu saudara laki-laki. Didalam sebuah keluarga sudah pasti sering terjadi keributan yang mungkin hanya ditimbulkan oleh masalah sepele. Di dalam keluarga saya, bisa dibilang saya yang paling sering menangis karna ulah kakak-kakak saya. Kakak saya yang pertama sudah menikah dan mempunyai satu orang anak perempuan, tapi mereka masih tinggal bersama kami. Kakak saya yang kedua sudah menikah tapi belum dikaruniai seorang anak. Yang ketiga adalah abang saya, dia belum menikah tapi jarang sekali berada dirumah seminggu yang lalu ia baru usai menjalani operasi usus buntu dan sekarang belum diperbolehkan untuk banyak bergerak (hanya istirahat).


Yang keempat adalah kakak saya yang masih sekolah di akbid pemda. Dan yang kelima adalah saya sendiri, saya bersekolah di SMPN 1 Takengon tepatnya saya sudah menginjak kelas 8 (dua). Disana saya bukanlah seorang anak yang berprestasi, melainkan saya hanyalah remaja kelas 2 smp yang biasa-biasa saja. Saya sangat suka membaca, apa saja yang saya temui jika ada tulisannya pasti saya baca tapi sayangnya saya sangat jarang masuk perpustakaan padahal saya sudah masuk menjadi anggota perpustakaan. Kadang-kadang kalau ada waktu luang disekolah saya sempatkan membaca diperpustakaan. Saya sangat suka membaca cerita, seperti cerita dongeng, cerita anak-anak, cerita motivasi, dan masih banyak lagi.
Saya juga sangat suka jalan-jalan, ketempat-tempat yang indah, romantis, atau tempat-tempat yang unik. Bagi saya sekolah adalah tempat berbagi cerita maupun pengalaman kepada semua teman-teman saya disana, sekolah adalah tempat untuk mencari ilmu, sekolah adalah tempat dimana kita dipertemukan dengan hal-hal yang baru, sekolah adalah tempat favorit bagi saya. Disana saya bertemu dengan orang-orang yang sebelumnya mungkin belum saya kenal, saya diperkenalkan dengan banyak teman disana. 
Disekolah saya paling suka pelajaran b. inggris, makanya saya ingin mempelajarinya lebih dalam di saufa center bersama kak AZZA APRI SAUFA. Hampir setiap hari saya berbicara pada diri sendiri di rumah menggunakan bahasa inggris. Karna saya sangat suka bahasa inggris. Kalian tau gak,,,??? Saya kalau suka sama seseorang pasti orang itu gak suka sama saya, kenapa saya tau, karena saya sudah mengalaminya sebanyak 5 kali, dan semuanya saya jalani dengan santai. Pernah saya suka dengan 2 orang laki-laki tapi, mereka malah jadian sama sahabat saya, ya namanya juga nasib saya sudah begitu mau dibilang bagaimana lagi. Coba aja kalian bias ngerasain bagaimana sakit nya kalau digituin oleh sahabat sendiri. Ya tapi menurut saya mau gimana lagi kalau nasi sudah jadi bubur. Biarin aja lah pantang menyerah and think positively. Pantang menyerahnya bukan berarti mereka sudah menjadi milik sahabat saya, saya juga ikut-ikutan dekatin dia. Ya gak gitu juga dong maksud nya pantang menyerah untuk mencari yang lebih baik di luar sana. 
Mungkin sekian lah ya kalau tentang cintanya kalau urusan cinta gak usah panjang-panjang lah kan masih kecil, saya lanjutkan dengan pengalaman-pengalaman saya yang menarik lainnya. Sebenarnya pengalaman dalam hidup saya sangat banyak jadi sangking banyaknya saya lupa yang mana paling menarik. Oh iya saya ingat mungkin salah satunya yang menarik adalah ketika saya perpisahan waktu SD. Sebelum perpisahan saya bersama teman-teman SD saya sudah memikirkan apa saja yang akan kami bawa ketika ke laut nanti. Waktu di kelas guru kami telah memutuskan tempat yang tepat untuk perpisahan, kalian tau tempat itu,,,??? Saya yakin kalian tau, tempat nya sudah umum sekali semua orang di Takengon, Aceh Tengah pasti sudah tau tempat ini, tempatnya adalah “pante menye”. 2 hari sebelum kami berangkat kesana saya bersama ketujuh sahabat saya sudah berunding tentang apa-apa saja yang akan kami bawa ke pante menye, mulai dari sandal atau sepatu, baju, makanan, minuman, permen, dan masih banyak lagi lah. 
Pagi itu adalah saatnya saya dan teman-teman kesana, saya sangat senang sekali sampai-sampai saya rela bangun jam setengah enam demi agar tidak terlambat sampai disekolah karna jangan bilang-bilang ya saya biasa bangun pagi jam setengah tujuh lo ssssssssttttt. Pagi itu saya langsung persiapkan diri, saya mulai memilih baju saya merasa sepertinya tidak ada baju yang bagus untuk pergi kesana, akhirnya saya putuskan lah pakai baju yang biasa-biasa saja toh buktinya penampilan saya gak menentukan kalau saya boleh/tidak pergi kesana kan. Saya berangkat dari rumah jam 8 dan tidak lupa membawa baju ganti, baju basahan, handuk, sisir, kaca, makanan, minuman, permen,handphone, dan tak lupa pula bedak J :D. sesampainya di sekolah saya bertemu dengan semua teman saya, tidak lupa kami langsung berfoto-foto untuk menjadi kenangan ketika telah berpisah saat memasuki SMP nanti, karna sejujurnya kami semua memilih SMP yang berbeda-beda ada yang SMP 1, SMP 2, SMP 4, SMP 10, dan masih banyak lagi lah. Seusai berfoto ternyata mobil sewaan kami telah tiba kami langsung berlari sekencangnya agar dapat duduk di kursi paling depan, ternyata saya duduknya tidak dapat terlalu depan-depan kali lah saya dapat kursi nomor 4 dari depan. Sampainya kami di sana, tanpa pikir panjang lagi kami langsung ganti baju dengan baju basahan dan bbbyyyyaaaaaaaarrrrrrr langsung jebur-jebur di laut, saya ingat sepertinya ada sesuatu yang kurang disini, ternyata yang kurang adalah ban agar bias terapung gitu diair.

sewa ban nya Rp 5. 000. Disana kami langsung berenang sepuasnya ya kalau yang gak bisa berenang sih sabar aja latihan aja dulu, sebenarnya saya juga gak bisa berenang tapi mau bagaimana lagi, maka dari itu lah saya menyewa ban agar bisa belajar sedikit-sedikit berenangnya. Ada satu kejadian yang gak bisa saya lupakan yaitu saat saya hampir tenggelam trus kaki saya ditarik oleh rumput-rumput yang ada di air itu, saya langsung menggeliat berusaha melepaskannya dan berusaha berenang sekuat tenaga dan akhirnya saya bias keluar dari dalam air dengan selamat hingga saya dapat menulis artikel ini. Sejak saat itu saya sudah tak mau lagi bermain air di tempat yang dalam cukup di tempat yang sesuai dengan tinggi badan kita bukan berarti sampai ujung rambut pun harus tertutup sehingga nanti gak bisa bernafas, maksud nya sampai senyaman-nyaman nya buat kita lah. Seusai mandi kami pun makan nasi lalu makan rujak yang telah dibuat oleh guru-guru kami ketika kami mandi tadi J. Setelah acara makan-makan nya selesai kami kembali lagi ketempat biasa lah kedalam air lagi. Dan di season ke-2 ini lah waktunya saya belajar berenang, walaupun sampai sekarang gak bisa-bisa tapi itu adalah suatu hal yang menarik yang patut dicoba.

Ya setelah itu saya ganti baju, berfoto-foto lagi, dan kami semua berdo’a bersama disana. Setelah berdo’a kami pun bersalam-salaman, setelah itu kami semua pulang dengan mobil sewaan tadi untuk dapat sampai di sekolah, dari sekolah baru kami pulang kerumah masing-masing. Mungkin itulah salah satu pengalaman menarik saya, kalau saya ceritakan pengalaman ketika perpisahan TK waahhhh banyak sekali. Cukup sampai disini saja ya.

0 komentar:

Posting Komentar